Berita Terkini dan Terpercaya
KontakIndeks Berita

Tak Lagi Sekadar Kain, Sasirangan Tapin Disulap Jadi Tas Bernilai Jual Tinggi

IMG 20260615 WA0037

RANTAU, fokusbanua.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tapin terus mendorong lahirnya inovasi di sektor ekonomi kreatif. Salah satunya melalui Pelatihan Diversifikasi Kain Sasirangan yang resmi dibuka Ketua Dekranasda Tapin, Hj. Faridah, di Triguna Bypass, Senin (15/6/2026).

Sebanyak 80 pengrajin sasirangan dari berbagai wilayah di Kabupaten Tapin mengikuti pelatihan yang berlangsung selama empat hari, hingga 18 Juni 2026.

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin, Herliwansyah, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu menciptakan produk yang lebih beragam dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta, khususnya dalam meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan pendapatan mereka agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Tapin Hj. Faridah menilai kain sasirangan tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat apabila terus dikembangkan melalui inovasi produk.

Menurutnya, pengrajin tidak boleh lagi hanya bergantung pada penjualan kain lembaran. Diversifikasi menjadi produk siap pakai, seperti tas, menjadi salah satu peluang yang harus dimanfaatkan agar sasirangan mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Kain Sasirangan bukan sekadar warisan budaya atau identitas kebanggaan masyarakat Banjar, melainkan juga roda penggerak ekonomi kreatif di daerah kita. Agar terus relevan dan bernilai jual tinggi di pasaran, kita memerlukan diversifikasi,” tegas Faridah.

Ia pun mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk memperkaya keterampilan, meningkatkan kreativitas, dan berani melahirkan produk-produk baru yang memiliki daya saing.

Melalui pelatihan ini, Dekranasda Tapin berharap lahir lebih banyak produk sasirangan inovatif yang mampu memperkuat posisi UMKM lokal sekaligus memperluas pasar kerajinan khas Banua hingga tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *