Berita Terkini dan Terpercaya
KontakIndeks Berita

Bunda PAUD Tapin Ajak Pelajar Fokus Belajar, Cegah Pernikahan Dini untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

IMG 20251111 195551

RANTAU, fokusbanua.com – Dalam upaya menekan angka perkawinan anak dan mencegah stunting di Kabupaten Tapin, Bunda PAUD Tapin Hj. Faridah melaksanakan Safari Pendidikan sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMAN 1 Rantau, Senin (6/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pencegahan Perkawinan Anak untuk Menurunkan Stunting, yang digagas Pemerintah Kabupaten Tapin melalui sinergi lintas sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan.

Turut hadir Kepala Dinas P3A Tapin, Marsidah, yang menyampaikan bahwa setelah deklarasi pencegahan pernikahan dini sebelumnya, kali ini dilakukan komitmen bersama di kalangan pelajar untuk mendukung gerakan tersebut.

“Diharapkan nantinya para siswa dapat menjadi agen perubahan, mengampanyekan gerakan cegah pernikahan dini di lingkungan sekolah dan masyarakat. Dengan begitu, angka stunting di Tapin dapat ditekan sejak dari akar masalahnya,” jelas Marsidah.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tapin Hj. Faridah mengaku bangga dan bahagia melihat antusiasme para pelajar dalam kegiatan ini.

Ia menegaskan pentingnya bagi generasi muda untuk fokus menimba ilmu dan membangun cita-cita, sebelum memikirkan kehidupan berumah tangga.

“Sejatinya, para pelajar harus fokus untuk belajar. Setelah menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi, silakan berpikir untuk berumah tangga. Pendidikan adalah kunci masa depan,” tegas Hj. Faridah.

Menurutnya, generasi muda adalah tulang punggung bangsa yang diharapkan mampu meneruskan tongkat estafet kepemimpinan di masa depan.

Ia mengajak seluruh siswa untuk membangun masa depan dengan disiplin, tekad, dan semangat belajar tinggi.

“Kalian adalah masa depan bangsa. Masa depan kalian ada di tangan kalian sendiri. Mari mulai dari sekarang, tata masa depan kalian agar menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” pesannya penuh motivasi.

Kegiatan Safari Pendidikan ini juga dirangkaikan dengan sesi dialog interaktif antara siswa dan narasumber, yang memberikan edukasi seputar bahaya pernikahan dini, pentingnya pendidikan, serta peran remaja dalam pencegahan stunting di Kabupaten Tapin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *