
RANTAU, fokusbanua.com – Pemerintah Kabupaten Tapin terus berkomitmen mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang generasi muda. Langkah nyata ini ditunjukkan dengan digelarnya Bimbingan Teknis (Bimtek) Konvensi Hak Anak (KHA) yang diikuti oleh 85 peserta dari kalangan tenaga pendidik dan tenaga pelayanan publik. Kamis 11/06/2026 bertempat di Hotel Tapin.
Kabid Pemenuhan Hak Anak, Akhmad Jislan mengatakan kegiatan bertujuan untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas para aparatur dan guru dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip pemenuhan hak anak di unit kerja
“Bimtek ini dinilai krusial mengingat tenaga pendidik dan petugas pelayanan publik merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan anak-anak,” jelasnya.
Melalui pemahaman KHA yang komprehensif, mereka diharapkan mampu menyusun program dan memberikan pelayanan yang berbasis pada kepentingan terbaik bagi anak.
“Tenaga pendidik tidak hanya bertugas mengajar secara akademis, tetapi juga wajib menjamin sekolah menjadi zona aman yang bebas dari kekerasan dan perundungan (bullying),” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Tapin, Hj Marsidah mengatakan implementasi KHA akan diwujudkan melalui penyediaan fasilitas yang ramah anak, seperti ruang laktasi, tempat bermain yang aman, serta prosedur pelayanan yang tidak diskriminatif.
“Para peserta dibekali materi mendalam mengenai empat prinsip utama Konvensi Hak Anak yakni Tidak ada diskriminasi, penghargaan pendapat anak, dan lainnya,” ujarnya.
Dengan adanya sinergi antara sektor pendidikan dan pelayan publik, Pemkab Tapin optimistis dapat mempercepat akselerasi pencapaian target sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) di tingkat nasional, sekaligus mencetak generasi emas yang tangguh dan terlindungi.





