
Rantau, fokusbanua.com – Selama tahun 2025 lalu, Pendapatan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tapin mencapai lebih dari 3,5 Miliar Rupiah.
Perolehan pendapatan ini melebihi target yang ditetapkan oleh Baznas Republik Indonesia yakni hanya sekitar 3,2 miliar saja.
Hal ini di sampaikan oleh Ketua Baznas Kabupaten Tapin, H Noor Ipansyah kepada awak media, Rabu 14/01/2025.
Menurutnya selama tahun 2025 ini pendapatan Baznas Kabupaten dan berasal dari pengumpulan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) dari muzaki (pembayar zakat) dengan target penghimpunan yang terus meningkat.
“Khususnya melalui program Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati Tapin H Juanda yang mewajibkan ASN untuk menyerahkan Zakatnya ke Baznas Tapin menjadi pendorong pendapatan Baznas,” ujarnya.
Pada tahun 2025 ini Baznas Tapin berhasil meraih pendapatan sebesar 3,5 Miliar Rupiah, dan telah melebihi target yang di tetapkan yakni 3,250 juta.
Dalam kesempatan yang sama, Noor Ipansyah merincikan bahwa penyaluran dana ZIS tersebut telah menyentuh berbagai sektor krusial. Seperti pendidikan, bedah rumah, program penanganan stunting dan lainnya.
“Kami berkomitmen untuk terus transparan dan akuntabel. Keberhasilan melampaui target pengumpulan di tahun 2025 ini membuktikan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat dan para ASN di lingkungan Pemkab Tapin semakin tinggi terhadap pengelolaan zakat kami,” tambahnya.
Ketua Baznas Tapin memaparkan rencana strategis untuk tahun mendatang. Pihaknya berencana memperluas jangkauan digitalisasi zakat untuk memudahkan generasi muda dan masyarakat umum dalam menunaikan kewajibannya.
“Target kami ke depan bukan hanya sekadar angka, tapi bagaimana dampak dari zakat ini benar-benar bisa mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat) di kemudian hari,” pungkas Noor Ipansyah.





