Berita Terkini dan Terpercaya
KontakIndeks Berita

Tak Sekadar Ukur Tinggi Badan, Bupati Yamani Bongkar Akar Masalah Stunting di Tapin

IMG 20260710 WA0071 scaled
RANTAU, fokusbanua.com – Pemerintah Kabupaten Tapin tak ingin penanganan stunting berhenti sebatas pendataan. Lewat Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahun 2026, Bupati Tapin H. Yamani menegaskan bahwa setiap kasus harus dibedah hingga ke akar persoalannya agar solusi yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappelitbang Tapin, Kamis (18/6/2026), itu dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj. Faridah Yamani, jajaran SKPD, tenaga kesehatan, serta tim teknis penanganan stunting.
Menurut Yamani, audit kasus stunting merupakan instrumen penting untuk mengetahui penyebab utama anak mengalami gangguan pertumbuhan, mulai dari faktor gizi, kesehatan ibu, pola pengasuhan, hingga kondisi lingkungan.
“Penurunan stunting bukan hanya tugas satu instansi. Ini adalah kerja bersama. Kita ingin mengetahui akar persoalannya sehingga intervensi yang dilakukan benar-benar tepat dan tidak sekadar mengobati gejalanya,” tegas Yamani.
Ia menilai hasil audit harus menjadi pijakan seluruh perangkat daerah dalam menyusun program yang lebih terarah, sehingga anggaran dan kebijakan yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Tapin Hj. Faridah menegaskan kader PKK memiliki peran strategis dalam mendampingi keluarga, mulai dari edukasi gizi, pola asuh anak, hingga pemantauan kesehatan ibu hamil dan balita di tingkat desa.
Dalam forum tersebut, tim ahli memaparkan hasil audit kasus stunting dari sejumlah wilayah di Kabupaten Tapin. Data itu akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi penanganan lintas sektor agar kasus serupa tidak terus berulang.
Pemkab Tapin optimistis kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, TP PKK, dan masyarakat mampu mempercepat penurunan angka stunting serta melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di Bumi Ruhuy Rahayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *