
RANTAU, fokusbanua.com– Bupati Tapin H. Yamani didampingi istri, bersama Wakil Bupati Tapin H. Juanda beserta istri, menyambut kedatangan tim penilai Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Mekar Sari.
Desa Mekar Sari dipercaya mewakili Kabupaten Tapin karena dinilai konsisten menerapkan 10 indikator PHBS secara berkelanjutan, mulai dari penggunaan air bersih, ketersediaan jamban sehat, pemberantasan jentik nyamuk, hingga penerapan kebiasaan tidak merokok di dalam rumah.
Seluruh perilaku ini telah menjadi budaya masyarakat melalui peran aktif kader dan tokoh setempat.
Dalam sambutannya, Bupati H. Yamani menegaskan bahwa lomba PHBS bukan sekadar formalitas, melainkan gerakan berkelanjutan yang harus dijalankan secara rutin oleh masyarakat.
“Ini momentum penting untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapin berkomitmen penuh terhadap penerapan PHBS.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat.
“Keberhasilan PHBS terletak pada partisipasi warga. Karena itu, saya mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kesadaran lingkungan,” tambahnya.
Penyambutan tim penilai berlangsung meriah. Anak-anak sekolah memperagakan cara mencuci tangan yang benar, para kader memberikan edukasi langsung tentang pola hidup sehat, dan ibu-ibu PKK menampilkan tarian bertema PHBS.
Tim penilai dari provinsi tampak antusias, mengamati sekaligus mendokumentasikan berbagai inovasi yang ditunjukkan, sembari merasakan sambutan hangat dengan nuansa kearifan lokal khas Tapin.





