
RANTAU, fokusbanua.com – Bupati Tapin H. Yamani meresmikan gedung baru Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Tapin TV yang berlokasi di Jalan Datu Nuraya, Kawasan Rantau Baru, Senin (25/5/2026).
Peresmian ini menjadi tonggak baru dalam upaya Pemerintah Kabupaten Tapin meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Tapin yang disaksikan jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta manajemen dan kru Tapin TV.
Dalam sambutannya, Bupati H. Yamani menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung baru tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang lebih representatif menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus mendukung kemajuan penyiaran daerah.
“Gedung baru ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi simbol semangat baru bagi LPPL Tapin TV untuk terus berinovasi. Di era digital saat ini, Tapin TV harus mampu menjadi media informasi yang terpercaya, menghadirkan konten yang edukatif, serta menjadi sarana promosi berbagai potensi Kabupaten Tapin,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme seluruh insan penyiaran di Tapin TV agar mampu menghasilkan program-program yang berkualitas, informatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dengan fasilitas yang lebih baik, saya berharap kualitas siaran Tapin TV terus meningkat, baik dari sisi penyajian visual maupun kualitas kontennya, sehingga mampu bersaing dan menjadi kebanggaan masyarakat Tapin,” katanya.
Gedung baru LPPL Tapin TV dibangun di kawasan strategis Rantau Baru dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti studio penyiaran yang lebih modern, ruang redaksi yang representatif, serta peralatan produksi yang menunjang pengembangan program berita, pendidikan, budaya, hingga hiburan lokal.
Melalui kehadiran gedung baru ini, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap LPPL Tapin TV semakin berperan sebagai media publik yang independen, profesional, dan mampu menjadi jembatan informasi antara pemerintah dengan masyarakat, sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah ke tingkat regional maupun nasional.





