
RANTAU, fokusbanua.com – Ribuan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari 12 kecamatan di Kabupaten Tapin mengikuti Khataman Al-Qur’an Massal tingkat kabupaten yang digelar di Pendopo Galuh Bastari, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Tapin tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tapin H. Yamani sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan bagi generasi muda.
Berdasarkan data panitia, peserta khataman berasal dari berbagai sekolah dasar dan madrasah di seluruh Kabupaten Tapin yang telah menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Bupati H. Yamani menyampaikan apresiasi kepada para siswa, guru pembimbing, serta orang tua yang telah membimbing anak-anak hingga mampu menuntaskan bacaan Al-Qur’an.
“Melihat ribuan anak-anak kita melantunkan ayat suci Al-Qur’an hari ini memberikan optimisme besar. Merupakan kewajiban kita bersama untuk memastikan generasi penerus Tapin tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan tumbuh bersama nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya.
Menurut Yamani, kegiatan khataman tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi merupakan bukti nyata keberhasilan pendidikan karakter berbasis keagamaan yang terus dikembangkan di Kabupaten Tapin.
Ia berharap para peserta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan terus membiasakan diri membaca, memahami, serta mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati juga menilai pembinaan keagamaan sejak usia dini menjadi salah satu langkah penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai dampak negatif perkembangan zaman, termasuk pengaruh arus digitalisasi dan pergaulan yang tidak sehat.
“Pendidikan agama harus menjadi pondasi yang kuat agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam,” tegasnya.
Melalui kegiatan Khataman Al-Qur’an Massal ini, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, berintegritas, dan siap menjadi penerus pembangunan di Bumi Ruhuy Rahayu.





