Berita Terkini dan Terpercaya
KontakIndeks Berita

Tapin Matangkan Proyek Strategis dengan Skema Pembiayaan Internasional NUCAP

IMG 20250906 215528

RANTAU, fokusbanua.com – Pemerintah Kabupaten Tapin tengah mematangkan rencana pembangunan proyek strategis daerah melalui skema pembiayaan internasional program NUCAP.

Dua sektor prioritas yang diusulkan adalah penyediaan air bersih berbasis bendungan dan tata kelola persampahan modern, seluruhnya dirancang tanpa membebani APBN maupun APBD.

Wakil Bupati Tapin H. Juanda menjelaskan, program ini merupakan tindak lanjut kerja sama dengan lembaga internasional di bawah pemerintah Jerman.

Skema tersebut memungkinkan Tapin memperoleh dukungan mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan, dengan pendanaan penuh dari donor internasional.

“Kami mengusulkan proyek air bersih dan pengelolaan sampah. Perencanaannya sudah ada, data awal segera kami serahkan ke pihak konsultan. Kalau disetujui, pembangunannya akan dibiayai penuh oleh donor tanpa biaya dari daerah,” ujar Juanda, Selasa (2/9/2025).

Ia menambahkan, jika proyek air bersih disetujui, jaringan perpipaan akan mencakup hingga Kecamatan Binuang, dengan estimasi investasi sekitar Rp50 miliar. Proyek ini juga mencakup pengelolaan limbah dan drainase.

“Sistemnya nanti berbagi hasil. Setelah masa pengelolaan 10–15 tahun, seluruh infrastruktur akan diserahkan ke pemerintah daerah,” jelasnya.

Kepala Bappelitbang Tapin, Meidy Haris Prayoga, menuturkan Tapin menjadi salah satu dari dua kabupaten di Kalimantan Selatan yang dipilih menerima program NUCAP bersama Hulu Sungai Selatan (HSS).

“Program ini fokus pada pembangunan berkelanjutan yang sensitif terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim. Tapin dan HSS ditetapkan sebagai pilot project di Kalsel,” ungkap Meidy.

Menurutnya, konsultan perencana PT Adhikari telah ditunjuk untuk menyusun rencana teknis. Seluruh perangkat daerah terkait, seperti DLH, PUPR, BKAD, dan PDAM, diminta segera melengkapi data perencanaan.

“Setelah data lengkap, kami kirim ke Jakarta untuk disusun secara profesional. Harapan kami, program ini bisa terealisasi melalui pola KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha), sehingga Tapin mampu menarik investasi besar tanpa membebani APBD,” tambahnya.

Dengan dukungan pembiayaan internasional, Pemkab Tapin optimistis rencana penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, dan infrastruktur lingkungan lainnya dapat segera terwujud, sekaligus menjadi tonggak baru pembangunan berkelanjutan di Bumi Ruhui Rahayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *